
Tokyo, (tvOne).
Jelang pemilihan suara untuk menetapkan pengganti Perdana Menteri (PM) Jepang sebagai ketua partai, PM Yukio Hatoyama, pada Jumat, (4/6) secara resmi mundur bersama dengan kabinetnya.
Menteri Keuangan Naoto Kan, yang juga wakil perdana menteri, dipandang sebagai calon terdepan untuk menggantikannya sebagai perdana menteri negara dengan kekuatan ekonomi kedua terbesar di dunia itu, meski terdapat tantangan besar untuk jabatan tersebut.
Jika pemilihan pemimpin baru Jumat itu mengikuti perkiraan, maka Naoto Kan akan tampil menggantikan Hatoyama, yang mengundurkan diri Rabu karena skandal dana politik dan kegagalannya dalam mengatasi sengketa mengenai pangkalan udara Amerika Serikat.
Kan berharap akan menggantikan Hatoyama sebagai presiden partai kiri-tengah, Partai Demokrat Jepang (DPJ) dan kemudian, setelah pemungutan suara di parlemen, dia menjadi perdana menteri. (Ant)