tvOne Newsticker

Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Rilis Pres

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Jumat, 18 Mei 2012


Kabar Internasional

Obama-Wen Jiabao Duduk Semeja di Bali

Jumat, 18 November 2011 21:34 WIB

Wen Jiabao-Obama (Ist)

Nusa Dua, (tvOne) 

Sekalipun dalam beberapa hari terakhir Amerika Serikat dan Cina disebut-sebut berebut pengaruh di Asia Pasifik, dalam acara jamuan santap malam Pertemuan Puncak ke-6 Forum Asia Timur (EAS), kepala pemerintahan dua negara itu justru duduk berdampingan dan bahkan tampak saling bertukar sapa. Perdana Menteri China Wen Jiabao yang mengenakan kemaja dari tenun ikat berwarna merah, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat malam (18/11), tampak beberapa kali bercakap-cakap dengan timpalannya dari Amerika Serikat, Barack Obama, yang mengenakan kemeja tenun ikat berwarna hijau.

Mereka berdua bahkan juga tampak sibuk bercakap-cakap dengan berbisik saat pagelaran tari dan musik yang bertemakan "panggilan perdamaian" ditayangkan di panggung utama untuk menghibur para tamu undangan. Jamuan santap malam itu adalah salah satu acara dalam rangkaian Pertemuan Puncak (KTT) ke-6 Asia Timur (EAS), suatu tradisi dimana tuan rumah menyambut tamunya, para pemimpin negara sahabat dalam suatu santap malam bersama.

Seluruh kepala negara/pemerintahan dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon duduk saling bersebelahan dalam suatu meja panjang menghadap ke panggung dengan Presiden Yudhoyono dan Ani Yudhoyono selaku tuan rumah di titik tengah. Mengapit pasangan nomor satu Indonesia itu adalah Presiden Korea Selatan dan istri yang duduk disamping Ani Yudhoyono serta Obama yang duduk disamping Presiden Yudhoyono. Baik Obama maupun Wen Jiabao hadir tanpa pasangannya malam itu.

Para kepala negara/pemerintahan negara-negara Forum Asia Timur tiba di BNDCC, Nusa Dua, sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka datang secara bergantian dan masing-masing menggunakan mobil khusus yang dikawal oleh sejumlah petugas keamanan. Kepala Negara yang pertama kali tiba dan disambut oleh Presiden Yudhoyono yang mengenakan kemeja lengan panjang dari tenun ikat berwarna merah tua dan Ani Yudhoyono yang malam itu mengenakan kebaya khas Bali berwarna merah adalah Sultan Brunei Sultan Hassanal Bolkiah yang mengenakan kemeja berwarna hijau. Sultan Hassanal Bolkiah datang tanpa didampingi oleh istrinya. Khusus untuk para tamunya Pemerintah Indonesia telah menyediakan kemeja yang terbuat dari tenun ikat, yang merupakan kain tradisional Nusa Tenggara Timur.

Kemudian berturut-turut di belakang Sultan Brunei adalah Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, dan Perdana Menteri India Manmohan Singh. Masing-masing kepala pemerintahan itu hadir dengan pasangannya yang mengenakan baju tradisional negaranya. Dibelakang PM India berturut-turut adalah PM Laos Thongsing Thammavong, PM Kamboja Hun Sen, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon serta Menlu Selandia Baru Murray McCully.

Selanjutnya PM Australia Julia Gillard ada di giliran berikutnya. Ia memadankan kemeja tenun ikat berwarna merah dengan rok hitam selutut. Diikuti oleh PM China Wen Jiabao, Menlu Rusia Sergei Lavrov, Presiden Myanmar Thein Sein, Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, dan PM Thailand Yingluck Shinawatra.

Sebagaimana Gillard, Yingluck juga memadankan kemeja tenun ikat berwarna merahnya dengan bawahan berwarna hitam namun untuk jamuan santap malam kali ini, Yingluck lebih memilih celana panjang daripada rok. Untuk memberikan kesan feminim, Yingluck mengenakan hiasan rambut berbentuk dua kelopak bungan kamboja berwarna putih. Setelah PM Thailand, kemudian tiba PM Vietnam Nguyen Tan Dung dan PM Jepang Yoshihiko Noda beserta pasangan masing-masing.

Apabila sebelumnya kedatangan 15 kepala pemerintahan atau yang mewakili dan Sekjen PBB di BNDCC terjadi dengan berturutan tanpa jeda sama sekali tidak dengan Presiden AS Barack Obama. Presiden Yudhoyono dan Ani Yudhoyono harus menanti lebih kurang tiga hingga empat menit sebelum mobil yang membawa Obama tiba di BNDCC. Obama yang melawat ke Bali tanpa didampingi oleh Michelle Obama kemudian mengucapkan salam dengan cara menjabat tangan Presiden Yudhoyono dan mencium pipi Ani Yudhoyono.

Sebagaimana saat sesi foto para pemimpin ASEAN, Kamis (17/11) pagi, Presiden Filipina Benigno Aquino III juga tidak tampak dalam jamuan santap malam itu.

Sementara itu di pidato selamat datangnya, Presiden Yudhoyono meminta para kepala negara/pemerintahan peserta KTT ke-6 Asia Timur untuk melupakan sejenak materi pertemuan yang akan dibahas pada Sabtu 19 November 2011. Kepala Negara pun menyampaikan keyakinannya bahwa KTT ke-6 Asia Timur akan sama suksesnya dengan KTT ke-19 ASEAN. KTT Asia Timur, menurut dia, akan semakin memperkokoh kerjasama negara-negara di kawasan Asia Timur.

Ia juga sempat menyatakan pengertiannya bahwa para kepala negara/pemerintahan yang hadir pasti ada yang mengalami "jetlag" karena penerbangan jauh. Namun, Presiden yang menjabat Ketua ASEAN 2011 mengatakan Bali sebagai salah satu destinasi wisata dunia adalah tempat yang paling cocok bagi para pemimpin itu untuk menyembuhkan "jetlag." (Ant)

1768+ai
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar