
Manila, (tvOne)
Gempa berkekuatan 5,3 pada skala Richter Rabu pagi (20:37:44 GMT Selasa) mengguncang Negros - wilayah Cebu, Filipina, kata Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Pusat gempa, dengan kedalaman 10,20 kilometer, pada awalnya ditentukan untuk berada di 10,1615 derajat lintang utara dan 123,3433 derajat bujur timur. Tidak ada laporan mengenai kerusakan dan jatuhnya korban.
Sebelumnya, setidaknya 43 orang, termasuk dua anak, tewas akibat gempa berkekuatan 6,9 skala Richter yang mengguncang provinsi Filipina tengah, Negros Oriental, pada Senin. Di antara para korban, 29 orang meninggal akibat longsor yang dipicu oleh gempa di desa Planas di provinsi itu.
Sepuluh lainnya tewas di bagian lain Kota Guihulngan. Dua orang lainnya tewas di kota Tayasan, sementara Bindoy dan Jimamalud masing-masing mencatat satu kematian, kata Francisco Zosimo Patrimonio, komandan Brigade 302 Angkatan Darat.
Gubernur Negros Oriental, Roel Degamo, mengatakan gempa telah merusak delapan jembatan, tiga di antaranya tidak lagi bisa dilewati. Degamo mengatakan, tentara dan polisi sekarang melakukan penyelamatan dan operasi bantuan.
Gubernur juga menghentikan semua kelas sekolah dan pekerjaan di kantor-kantor pemerintah selama sehari itu. Istana presiden Malacanang menyarankan warga Negros Oriental agar "tetap tenang dan waspada" dan untuk bekerja sama dengan para pejabat lokal mereka.
Juru bicara kepresidenan Edwin Lacierda mengatakan, pemerintah belum memerintahkan evakuasi paksa t