
Jakarta, (tvOne)
Indonesia dan Selandia Baru sepakat untuk terus meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan.
Dalam siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Wellington, Senin (13/2), mengatakan kesepakatan itu tertuang dalam pertemuan pertama Joint Working Group on Education (JWG) yang dibuka pada tanggal 10 Februari.
Pertemuan itu dihadiri Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim, Menteri Pendidikan Selandia Baru Hekia Parata, Menteri Pendidikan Tersier Selandia Baru Steven Joyce, dan Duta Besar RI untuk Selandia Baru A. Agus Sriyono.
Disebutkan dalam siaran pers itu, kerjasama kedua negara dititikberatkan pada bidang keperawatan, pengembangan kurikulum, geothermal, dan pembukaan kajian Indonesia di lembaga pendidikan Selandia Baru.
Rangkaian pertemuan JWG dilengkapi dengan kunjungan ke Institute of Technology and Polytechnic Whitireia dan Victoria University of Wellington serta ke Raroa Normal Intermediate School dan Wellington College.
Selain itu, juga dilakukan diskusi dengan wakil-wakil perguruan tinggi negeri Selandia Baru.
Steven Joyce menyampaikan adanya peningkatan signifikan hubungan bilateral antara Indonesia dan Selandia Baru.
"Hubungan ini akan terus ditingkatkan, khususnya bidang pendidikan," kata Steven.
Sementara itu, Musliar Kasim berharap agar pertemuan pertama JWG ini dapat mencapai kesepakatan dalam upaya pengembangan pendidikan yang konkrit dan terukur.
"Setidaknya satu usulan kerja sama yang ditawarkan dalam seluruh rangkaian pertemuan JWG dapat direalisasikan tahun ini," kata Musliar.
Pertemuan pertama JWG tersebut merupakan penerapan kerja sama "Arrangement between the Ministry of National Education of the Republic of Indonesia and the Ministry of Education of New Zealand on Education Cooperation" yang ditandatangani pada tanggal 14 Juli 2011 di Jakarta.
Saat ini di Selandia Baru terdapat 450 WNI yang menuntut ilmu di berbagai wilayah di negara itu. (Ant)