tvOne Newsticker

Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Rilis Pres

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Pemilu

Jumat, 24 Mei 2013


Kabar Internasional

Mahasiswa Afsel Patenkan Produk Mandi Tanpa Air

Rabu, 20 Juni 2012 11:57 WIB

Johannesburg, (tvOne)

Melalui inspirasi dari seorang teman yang terlalu malas untuk mandi dan beberapa bulan penelitian lewat Internet, mahasiswa Afrika Selatan Ludwick Marishane telah mendapat pengakuan internasional atas temuannya, yakni mandi tanpa gunakan air.

Marishane, mahasiswa yang berusia 22 tahun di University of Cape Town menemukan produk yang disebut DryBath, jel jernih yang digunakan pada kulit dan berfungsi sebagai sabun sekaligus air.

Temuan itu, yang memberi Marishane 2011 Global Student Enterpreneur of the Year Award, memiliki banyak peminat di Afrika dan bagian lain dunia berkembang, tempat kesehatan dasar sangat kurang dan ratusan juta orang tak memperoleh akses rutin ke air, kata Reuters.

Produk tersebut berbeda dari bahan cuci tangan antibakteri dengan menghilangkan bau keras alkohol. Karya Marishane menciptakan selaput biodegradabel tanpa aroma dengan pelembab.

Ia mendapat gagasan itu saat masih remaja di rumahnya di desa miskin pada musim dingin, ketika seorang temannya mengatakan mandi sangat membebani pikirannya. Yang menambah parah keadaan ialah tak ada air panas.

"Ia malas dan ia pernah mengatakan, 'kenapa tak ada orang yang menemukan sesuatu yang bisa ditaruh di kulit dan orang tak perlu mandi'," kata Marishane sebagaimana dilaporkan Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu.

Saat itu lah Marishane "menyadari ia harus menghasilkan sesuatu".

Ia kemudian menggunakan telepon genggamnya yang bisa digunakan untuk berselancar di Internet untuk mencari melalui Google dan Wikipidea untuk menciptakan satu rumus. Enam bulan kemudian, ia hadir dengan DryBath dan memperoleh paten, katanya.

Produk itu kini dibuat secara komersial dengan nasabah meliputi perusahaan penerbangan utama global untuk digunakan dalam penerbangan jarak jauh dan banyak pemerintah buat prajuritnya di lapangan.

Marishane juga memandangnya membantu melestarikan air di banyak daerah paling miskin di dunia.

"DryBath adalah menempuh perjalanan jauh dalam membantu masyarakat," katanya. (Ant)

11800+as
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar