
Quetta, Pakistan, (tvOne)
Orang-orang bersenjata tak dikenal di Pakistan baratdaya Jumat malam menewaskan 18 orang yang mencoba secara ilegal menyeberang ke Iran dalam tiga kendaraan, kata para pejabat.
"Orang-orang bersenjata mengendarai motor menghentikan kendaraan mereka dan memaksa mereka untuk turun dan mengangkat tangan. 18 orang tewas dan dua luka-luka," kata Mohammad Aslam Tarin, seorang pejabat senior pemerintah kepada AFP.
Insiden itu terjadi di Kabupaten Kechh yang luas sekali, sekitar 1.250 kilometer (780 mil) baratdaya Quetta, kota utama Provinsi Baluchistan yang dilanda pemberontakan dan dekat perbatasan Iran.
"Kami telah mulai menyelidiki kasus itu tetapi motif serangan masih tidak jelas," kata Tarin.
Dia menambahkan bahwa tim penyelamat telah dikirim ke daerah itu untuk mendapatkan mayat-mayat tersebut.
Sejumlah pria bersenjata berhasil melarikan diri dari tempat kejadian, tambahnya.
"Sebanyak 20 orang ini mencoba untuk menyeberang perbatasan dan ingin masuk Iran," katanya.
Seorang pejabat kepolisian suku di daerah itu mengkonfirmasi insiden tersebut dan korban yang tewas.
Meskipun belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, serangan seperti itu biasanya menyalahkan kelompok nasionalis Baluch yang berjuang untuk mendapatkan otonomi provinsi yang lebih besar.
Ratusan warga sipil telah tewas sejak pemberontak Baluchistan muncul pada tahun 2004 terhadap pemerintah federal Pakistan, menuntut otonomi politik dan bagian laba yang lebih besar dari sumber daya di wilayah tersebut.
Provinsi ini juga sarang gerilyawan Islam dan kekerasan sektarian antara masyarakat mayoritas Muslim Sunni dan minoritas Syiah.