
Libya, (tvOne)
Misteri penyebab kematian Duta Besar Amerika Serikat untuk Libya, Christopher Stevens, terungkap ke publik. Video detik-detik sebelum ia tewas beredar di internet.
Dalam video itu terliat Stevens tewas karena sesak napas akibat banyaknya asap di ruang saat massa menyerbu kedutaan AS, Selasa 11 September 2012. Ini sekaligus menjawab isu yang beredar sebelumnya bahwa Stevens diroket ketika di dalam mobil.
Adalah Fahd Al-Bakoush, seorang aktivis, yang merekam peristiwa itu. Bakoush mengaku, melihat duta besar masih "menggerakkan bibir dan matanya, dan tubuhnya menjadi gelap karena asap".
Kepada Reuters, Bakoush menuturkan, penyerbuan kedutaan terjadi tak lama setelah beberapa pengawal bersenjata Libya menolak tuntutan pengunjuk rasa untuk menurunkan bendera dan memasuki kompleks kedutaan. Kekerasan pun dimulai setelah aparat menembakkan senjatanya untuk menakut-nakuti para demonstran. Massa marah dan mendorong elemen-elemen garis keras untuk melemparkan granat serta bom molotov.
Tidak lama berselang, hampir 100 demonstran masuk ke kompleks dengan sedikit perlawanan dari petugas keamanan kedutaan. Para demonstran itu kemudian dengan bebas menghancurkan gedung kedutaan.
di hari berikutnya Bakoush baru menyadari bahwa yang ditemukan itu adalah duta besar AS. Namun, dia terkejut, mengapa seorang duta besar ditinggalkan sendiri di sebuah ruangan tanpa ada ajudannya.
"Saya pikir, duta besar seharusnya menjadi orang yang pertama untuk melarikan diri (dalam keadaan seperti itu)," katanya. (VIVAnews)